Jakarta, 21 Mei 2026 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat gebrakan dengan mengungkap dugaan kasus suap besar yang melibatkan Direktur Jenderal Bea Cukai. Jaksa KPK menyebut ada pertemuan-pertemuan di hotel mewah yang menjadi bukti penting dalam penyidikan. Kasus ini diduga merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. KPK sedang mendalami aliran dana dan pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk bos perusahaan swasta yang memberikan suap. "Ini bukan kasus satu orang. Kami akan kejar semua pihak yang terlibat tanpa pandang bulu," tegas jaksa penuntut umum dalam konferensi pers hari ini.